ENTITAS BUDAYA SEBAGAI KARAKTERISTIK ETOS KERJA DALAM PESPEKTIF EKONOMI SYARIAH

Akhmad Hulaify(1*)

(1) Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad al-Banjari
(*) Corresponding Author

Sari


Kajian ini merupakan kajian fenomenologi yang berusaha menelusuri bagaimana sebenarnya realita budaya yang dalam konteks teoritis berusaha membangun persepsi kerja yang profesional dan berkualitas. Keberadaan budaya yang melekat pada diri individu khusunya seorang muslim tentunya tidaklah hal sulit dalam membangun persepsi profesional dan berkualitas, mengapa demikian. Hal tersebut tentunya sebagai seorang muslim mempunyai karekter yang sejalan dengan kehendak agama yaitu segala sesuatu perbuatan dikatenakan niat tulus kepada Allah. Hasil kajian menunjukkan bahwasanya entitas budaya dalam membangun etos kerja dalam perspektif Ekonomi Syariah dengan melihat beberapa faktor yaitu al-Shalah, al- Itqan, al-Ihsan, al-Mujahadah, dan Tanfus. Lima karekter tersebut merupakan gambaran yang bisa menjadi acuan dalam melihat potensi budaya kerja sebelum seorang individu masuk dan bekerja dalam sebuah perusahaan. Perusahaan tentunya juga harus berupaya memupuk karakter tersebut demi tercapainya misi, misi dan tujuan perusahaan.

Kata Kunci


Budaya; Entitas; Ekonomi Syariah; Etos Kerja; Karakteristik

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31602/iqt.v5i1.2141

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal ini terindeks oleh:

            

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.