PROFIL REGULASI DIRI MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

Maria Rosita Sirait(1*), Fridani Lara(2), Badrujaman Aip(3)

(1) Universitas Negeri Jakarta
(2) Universitas Negeri Jakarta
(3) Universitas Negeri Jakarta
(*) Corresponding Author

Sari


Penelitian ini bertujuan mengetahui profil regulasi diri mahasiswa dalam pembelajaran daring. Subyek yang dilibatkan yakni 209 mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yakni komparatif survey dengan jenis cross sectional study. Instrumen yang digunakan adalah skala Regulasi Diri dalam Belajar Daring hasil adaptasi Arbiyah & Triatmoko (2016) dari Self Regulated Online Learning Scale (Toering, Elferink-Gemser, Jordet, Pepping, & Visscher, 2012) dengan skor koefisien reliabilitas 0.887. Hasil survey dianalisis dengan cara deskriptif dengan temuan profil regulasi diri mahasiswa dalam belajar daring yakni 10% pada tingkat sangat rendah, 20% pada tingkat rendah, 39% pada tingkat sedang, 23% pada tingkat tinggi, dan 8% pada tingkat sangat tinggi. Temuan ini dilanjutkan pada analisis komparatif yang menguji dua atau lebih kelompok mahasiswa. Hasilnya, ditemukan perbedaan skor regulasi diri dalam pembelajaran daring yang signifikan pada kelompok mahasiswa berdasarkan jenis kelamin, nilai Indeks Prestasi kumulatif, dan tingkat status ekonomi sosial. Sedangkan pada kelompok mahasiswa berdasarkan angkatan aktif dan keaktifan berorganisasi tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. Luaran penelitian ini berupa hasil analisis profil regulasi diri mahasiswa dalam pembelajaran daring dapat dijadikan basis penelitian lanjutan oleh peneliti berikutnya. Selain itu, hasil analisis dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika sebagai rujukan dalam mengevaluasi pembelajaran daring pada periode berikutnya, serta dasar pengembangan program bimbingan dan konseling yang diselenggarakan UPT LBK UNJ

Kata Kunci


mahasiswa; pembelajaran daring; regulasi diri dalam belajar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agustina, N. D. W. I., & Sofah, R. (2021). Profil Kemandirian Belajar Mahasiswa Angkatan 2020 Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fkip Unsri Di Tengah Pandemi Covi 19. Skripsi. Sriwijaya University.

Ali, W. (2020). Online and remote learning in higher education institutes: A necessity in light of COVID-19 pandemic. Higher Education Studies, 10(3), 16–25.

Arbiyah, N., & Triatmoko, F. A. (2016). Pengembangan skala regulasi diri dalam pembelajaran daring (self-regulated online learning scale) pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 7(02), 20–32.

Azzahra, N. F. (2020). Addressing distance learning barriers in Indonesia amid the Covid-19 pandemic. Policy Brief.

Azzizah, Y. (2015). Socio-Economic Factors on Indonesia Education Disparity. International Education Studies, 8(12), 218–229.

Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory (Vol. 1). Englewood cliffs Prentice Hall.

Crawford, J., Butler-Henderson, K., Rudolph, J., Malkawi, B., Glowatz, M., Burton, R., … Lam, S. (2020). COVID-19: 20 countries’ higher education intra-period digital pedagogy responses. Journal of Applied Learning & Teaching, 3(1), 1–20.

Creswell, J. W. (2002). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative (Vol. 7). Prentice Hall Upper Saddle River, NJ.

Evans, G. W., & Rosenbaum, J. (2008). Self-regulation and the income-achievement gap. Early Childhood Research Quarterly, 23(4), 504–514.

Fitriani, W., Haryanto, H., & Atmojo, S. E. (2020). Motivasi berprestasi dan kemandirian belajar mahasiswa saat pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 5(6), 828–834.

Harris, B. R., Lindner, R. W., & Piña, A. A. (2011). Strategies to promote self-regulated learning in online environments. In Fostering self-regulated learning through ICT (pp. 122–144). IGI Global.

Hidayat, D. R., Rohaya, A., Nadine, F., & Ramadhan, H. (2020). Kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19. Perspektif Ilmu Pendidikan, 34(2), 147–154.

Lee, I.-S. (2002). Gender differences in self-regulated on-line learning strategies within Korea’s university context. Educational Technology Research and Development, 101–111.

Mischel, W., & Ayduk, O. (2004). Willpower in a cognitive-affective processing system: The dynamics of delay of gratification.

Monica, L. P. (2016). Hubungan Kecerdasan Emosional dan Kemandirian Belajar dengan Prestasi Belajar Laboratorium Skill. Kendedes Midwifery Journal, 1(1), 33–40.

Muttaqin, T. (2018). Determinants of unequal access to and quality of education in Indonesia. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 2(1), 1–23.

Permatasari, D., Maziyah, K. N., & Fadila, R. N. (2021). Pengaruh kemandirian belajar terhadap mathematical resilience mahasiswa dalam pembelajaran daring. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 249–258.

Sitzmann, T., & Ely, K. (2011). A meta-analysis of self-regulated learning in work-related training and educational attainment: what we know and where we need to go. Psychological Bulletin, 137(3), 421.

Toering, T., Elferink-Gemser, M. T., Jordet, G., Pepping, G.-J., & Visscher, C. (2012). Self-regulation of learning and performance level of elite youth soccer players. International Journal of Sport Psychology, 43(4), 312.

Trisnawati, A. (2018). Self regulated Learning mahasiswa pada pembelajaran kooperatif STAD dipadu dengan blended learning dalam matakuliah kimia analisis instrumentasi. Jurnal Pijar Mipa, 13(1), 6–12.

Widodo, A., & Riandi. (2013). Dual-mode teacher professional development: challenges and re-visioning future TPD in Indonesia. Teacher Development, 17(3), 380–392.

Zimmerman, B. J., & Schunk, D. H. (2011). Self-regulated learning and performance: An introduction and an overview. Handbook of Self-Regulation of Learning and Performance, 15–26.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v8i3.8022

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Akun Akademik Anda Terhubung dengan :

  

Didedikasikan Untuk:

   

 

Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia disseminated below Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.