PENGEMBANGAN PERMAINAN TRADISIONAL BOI-BOIAN DALAM MENANAMKAN POLA PIKIR SAINS ANAK SEKOLAH DASAR

Efi Tri Astuti

Abstract


Indonesia: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan dan hasil penerapan pengembangan strategi pembelajaran permainan tradisional boi-boian dalam menanamkan pola pikir sains anak sekolah dasar.Desain pengembangan yang diterapkan peneliti adalah desain research and development yang dikembangkan oleh R. Walter Gall, JP. Gall dan WR. Borg. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan: strategi pembelajaran yang dipilih guru lebih menekankan pada metode ceramah, dikte dan hafalan sehingga belum mampu menanamkan pola pikir sains secara maksimal. Pola pikir peserta didik cenderung pasif; Guru belum pernah menerapkan strategi pembelajaran kooperatif; Pengujian perbedaan hasil evaluasi penggunaan strategi dengan independent sample t-test menunjukkan hasil bahwa terdapat perbedaan nilai yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, yaitu dengan nilai t hitung > dari pada t tabel (2,226> 2,015) dan P value (0,03 < 0,05) dengan rata-rata nilai kelas kontrol dan kelas eksperimen (78.96 < 82.57), serta dinyatakan lebih aktif dalam hal mengamati, menanya, berargumen, mendengarkan dan kepercayaan diri.

 Kata Kunci: strategi; permainan boi-boian; pola pikir sains; sekolah dasar

 

DEVELOPING TRADITIONAL GAME OF BOI-BOIAN TO IMPLANT SCIENTIFIC THINKING IN CHILDREN OF ELEMENTARY SCHOOL

 

English: This research doing aimed to know the developing stage and the result of implementing the development traditional game boi-boian as an strategy to implant scientific thinking in children of elementary school. The implementation design from the researcher here is research and development version Borg and Gall consists of 10 stages. Analysis result needed from teachers and students shows that: teaching strategies selected more emphasis on lecturing, dictation and memorization methods,so as not to be able to implant the scientific thinking to the fullest. Mindset learners tend to be passive, the teacher never implemented cooperative learning strategie. The calculation using independent sample t-test shows the result that there is significant difference of the value between the control class and the experiment class, that is the t-count is greater than t-table (2,226> 2,015) and P value (0,03 < 0,05), and the average control and experiment class (78.96 < 82.57) andexperiment class is more active.

Keywords: strategy; boi-boian game; scientific thinking; elementary school


References


Anik Ghufron. (2007). Panduan Penelitian dan Pengembangan Bidang Pendidikan dan Pembelajaran, Yogyakarta: Lembaga Penelitian UNY.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Atmojo, (2012) "Profil Keterampilan Proses Sains dan Apresiasi Siswa terhadap Profesi Pengrajin Tempe dalam Pembelajaran IPA Berbendekatan Etnosains", dalam Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, Vol.2, No.2, 115-122.

Becker, Lee A. (2000). Effect Size Measures For Two Independent Groups, Journal : Effect Size Becker.

Fatonah, Siti. (2009) “Penggunaan Pendekatan Learning By Playing pada Pembelajaran Sains MI/SD”, dalam jurnal Al-Bidayah, Vol. 1, No.1, 47-58.

Hakimeh Akbari, MSc; etc. (2009) "The Effect of Traditional Games in Fundamental Motor Skill Development in 7-9 years old boys", Iran J Pediatr, Vol 19 (No 2), 123-129.

Hastjarjo, Dicky, Ringkasan Buku Cook & Campbell (1979). (2008). Quasi-Experimentation: Design & Analysis Issues for Field Setting. Houghton Mifflin Co..

Ibda, Fatimah. (2015) Teori Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget, Jurnal Intelektualita, Vol. 3, No. 1, 27-38.

Iswinarti, Endang Ekowarni , Adiyanti MG dan Rahmat Hidayat, (2016) "The Influence of traditional Game With Experiental Learning Methode on Social Competence", International Journal of Recent Scientific Research Vol. 7, Issue.4, 10147-10155.

Kemendikbud. (2013). Kurikulum 2013 Kompetensi Dasar Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Jakarta: Kemendikbud.

King, FJ, dkk, Higher Order Thinking Skill, (ttp: Educational Service Program, tt).

Mulyani, Sri. (2013). 45 Permainan Tradisional Anak Indonesia, Yogyakarta: Langensari Publishing.

Prastowo, Andi. (2015). Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Terpadu Implementasi Kurikulum 2013 untuk SD/MI, Jakarta: Kencana.

Rao, Bhaskara dkk. (2008). Science Process Skills of School Ssudents, Delhi: Arora Offset Press.

Richard Paul, Linda Elder. (2012). The Thinker's Guide To Scientifik Thinking, France: Foundation for Critical Thinking.

Sanjaya, Wina. (2015). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta: Kencana.

Sitomurang, James R. (2015). "Penggunaan Game Theori dalam Ilmu Sosial." Jurnal Administrasi Bisnis , Vol.11, No.2, 160-172.

Sri Sumarni. (2015). Pengembangan Model Pendidikan Karakter Barbasis Penguatan Modal Sosial Bagi Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, vol. 3, no.1, 44-57.

Sugiyono. (2014). Cara Mudah Sripsi, Tesis dan Disertasi, Bandung: Alfabeta.

Sumantoro dkk. (2007). Silabus Sains, P.Sosial, Matematika, B.Indonesia untuk Kelas 3 SD, Yogyakarta: Kanisius.

Suroso Mukti Leksono, A. Syachruroji, Pipit Marianingsih, "Pengembangan Bahan Ajar Biologi Konservasi Berbasis Etnopedagogi." Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pembelajaran, Vol. 45, no.2, November 2015.

Suryana, Yaya, A. Rusdiana, Pendidikan Multikultural, Bandung: Pustaka Setya, 2015.

Syaiful Bahri Djamah, Aswan Zain. (2010). Strategi Belajar Mengajar,Jakarta: PT Rineka Cipta.

Tjana Kovacevic dan Sinisa Opick (Faculty of Teacher Education University of Zagreb). (2013). "Contribution of Traditional Game to the Quality of Student in Primary Education", Croatian Journal of Education, Vol.16; Sp.Ed.No.1, 95-112

Trianto. (2013). Model Pembelajaran Terpadu, Jakarta : PT Bumi Aksara.

Yamin, Martinis. (2013). Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran, Jakarta: GP Press Group.

Zainal Arifi. (2012). Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Zuriah, Nurul. (2014). “Analisis Teoritik tentang Etnopedagogi Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Pendidikan Budaya dan Karakter bangsa di Perguruan Tinggi”, Jurnal Sosio Humanika, Vol. 7, No. 2, 174-188.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/muallimuna.v4i1.1272

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Efi Tri Astuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This Journal is indexed by:

                   

This journal dedicated by:

   

Creative Commons License
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah by https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalmuallimuna/ is licensed under is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.