KAJIAN PENGARUH ABU BATU KAPUR SEBAGAI PENGGANTI FILLER PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET WEARING COURSE (HRS-WC)

Jhoniko Melodi(1*), Robby Robby(2), Salonten Salonten(3)

(1) Universitas Palangka Raya
(2) Universitas Palangka Raya
(3) Universitas Palangka Raya
(*) Corresponding Author

Sari


Kebutuhan akan material perkerasan jalan, terutama pasir, semakin meningkat seiring dengan banyaknya pembangunan jalan di Kalimantan Tengah. Karena itu perlu adanya material alternatif pasir yang dapat digunakan untuk kebutuhan pembangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasir dan abu batu kapur dari Desa Bawan Kabupaten Pulang Pisau dan dari Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas apakah memenuhi persyaratan atau spesifikasi yang telah ditentukan, sehingga dapat digunakan sebagai agregat dalam campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). Perencanaan campuran menggunakan metode Asphalt Institute. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu batu kapur sebagai pengganti filler pada campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). dibuat dua komposisi campuran dengan masing-masing 5 variasi kadar aspal. Komposisi I (tanpa bahan pengganti filler), Komposisi II (menggunakan pengganti filler). Berdasarkan hasil tes Marshall untuk Komposisi I diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,35%, stabilitas 1250 kg, VMA 21 %, rongga dalam campuran (VIM) 4,03 %, rongga terisi aspal (VFB) 80,15 % dan hasil bagi Marshall 390,100 kg/mm. Komposisi II diperoleh nilai Kadar Pengganti Filler Optimum sebesar 7,40%, stabilitas 1385 kg, VMA 21,15%, rongga dalam campuran (VIM) 3,90%, rongga terisi aspal (VFB) 82% dan hasil bagi Marshall 320,500 kg/mm.

Kata kunci: lapis tipis aspal beton, abu batu kapur, kadar aspal optimum

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agung, H. 2016. Penggunaan Abu Batu Kapur Desa Buhut Jaya Kabupaten Kapuas Sebagai Tambahan Filler Pada Campuran Hot Rolled Sheet-Base (HRS-Base). Tugas Akhir. Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya: Palangka Raya.

Azizah, N. 2017. Kinerja Campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) Dengan Filler Abu Ampas Tebu. Tugas Akhir. Universitas Negeri Malang : Malang.

Natalia, S. 2019. Analisis Penggunaan Pasir Limbah Tambang Emas Dari Desa Goha dan Desa Bawan Kabupaten Pulang Pisau Sebagai Agregat Pada Campuran Hot Rolled Sand Sheet (HRSS). Tugas Akhir. Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya : Palangka Raya.

Soehartono. 2015. Teknologi Aspal dan Penggunaannya dalam Konstruksi Perkerasan Jalan. Yogyakarta: Andi Offset.

Setiawan, R.M. 2013. Komparasi Penggunaan Filler Kaca Pada Campuran HRS Dan SMA Terhadap Karakteristik Marshall Dan

Workabilitas. Skripsi.Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 2018). Spesifikasi Umum 2018 (revisi 2). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Sukirman, S. 2003. Beton Aspal Campuran Panas, Jakarta : Granit.

Yahya, Y. 2018. Analisis Karakteristik Marshall Campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). Tugas Akhir. Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya : Palangka Raya.

Yacob, M. 2017. Pengaruh Kadar Filler Abu Batu Kapur dan Tempurung Kelapa Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Beton AC-BC. Tugas Akhir. Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh : Aceh




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jk.v4i2.6425

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.