PENGARUH BEBAN LALU LINTAS TERHADAP KERUSAKAN PERKERASAN JALAN GUBERNUR SARKAWI KABUPATEN BANJAR

Utami Sylvia Lestari(1*), Rosa Phety Permatasari(2)

(1) Universitas Lambung Mangkurat
(2) Universitas Lambung Mangkurat
(*) Corresponding Author

Sari


Saat ini pertumbuhan penduduk semakin pesat dan tentunya akan berbanding lurus dengan pertumbuhan kebutuhan transportasi. Pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa infrastruktur pendukung penggunaan transportasi dalam keadaan baik, jika tidak maka aktivitas pengguna transportasi akan hancur. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan volume lalulintas, skor kerusakan jalan dan beban standar (CESA5) terhadap kerusakan pada ruas Jalan Gubernur Sarkawi. Metode Bina Marga merupakan metode yang akan digunakan, yang mana dengan menggunakan analisis regresi dan korelasi, sehingga untuk mendapatkan hubungan tersebut dengan nilai rdan  yang menunjukkan besarnya pengaruh antara tingkat kerusakan jalan dengan volume lalu lintas dan beban lalu lintas. Dari analisa yang dilakukan mendapatkan hubungan antara volume lalu lintas per jenis kendaraan dan beban standar terhadap kerusakan jalan, sehingga  dari analisa yang dilakukan mendapatkan hubungan terkuat adalah untuk jenis kendaraan mobil penumpang dan kendaraan ringan terhadap jenis kerusakan jalan dengan nilai r sebesar 0,2179, untuk jenis kendaraan 5B (bus besar) terhadap jenis kerusakan mendapatkan nilai r sebesar 0,2184, untuk jenis kendaraan 6A (truk 4 roda 2 sumbu), untuk jenis kendaraan 6B (truk 2 sumbu 6 roda) terhadap jenis kerusakan mendapatkan nilai r sebesar 0,6436, untuk jenis kendaraan 7A1 (truk 3 sumbu) terhadap jenis kerusakan mendapatkan nilai r sebesar 0,2074, untuk jenis kendaraan 7C1 (truk 4 sumbu) terhadap jenis kerusakan mendapatkan nilai r sebesar 0,4498, untuk jenis kendaraan 7C2A (truk 5 sumbu tandem) terhadap jenis kerusakan mendapatkan nilai r sebesar 0,7432 dan untuk LHR (smp/jam) terhadap kerusakan mendapatkan nilai r sebesar 0,8787. Sedangkan untuk hubungan beban standar (CESA5) terhadap skor kerusakan jalan mendapatkan nilai r sebesar 0,7263. Dari analisa yang dilakukan untuk jenis kendaraan yang berpengaruh adalah kendaraan 7C2A (truk 5 sumbu tandem) dengan intepretasi kuat dan untuk beban standar mendapatkan nilai kuat hal ini dikarenakan beban kendaraan yang melewati jalan tersebut secara berulang.


Kata Kunci


Nilai Kerusakan Jalan, Lalu Lintas, Beban Standar, Regresi, Korelasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alya Nabillah, J., & Fitrian Radam, I. 2019. Pengaruh Beban Lalu Lintas Terhadap Kerusakan Perkerasan Jalan (Studi Kasus Segmen Jalan Banjarbaru – Bati-Bati). Jurnal Kacapuri, 1(1), 102–114.

Ariyanto, Rochmanto, D., & Nilmasari, M. 2021. Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga 1990 (Studi Kasus Jl. Jepara–Mlonggo, Km 3+000 S/D Km 5+000) 00+000 S/D Sta 01+000). Jurnal Disprotek, 12(1), 19–29.

Bolla, M. E. 2019. Perbandingan Metode Bina Marga Dan Pci (Pavement Condition Index) Dalam Penilaian Kondisi Perkerasan Jalan. Teras Jurnal-Jurnal Teknik Sipil, 104–116.

Daryoto, Widodo, S., & Mayuni, S. 2013. Studi Kondisi Kerusakan Jalan Pada Lapis Permukaan Dengan Menggunakan Metode Bina Marga (Studi Kasus Ruas Jalan Harapan Jaya) Kota Pontianak. 1–10.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1990. Tata Cara Penyusunan Program Pemeliharaan Jalan Kota. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. 018.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 2017. Manual Desain. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. 02.

Domencich, T.A.; Mcfadden, D. 1975. Urban Travel Demand: A Behavioral Analysis. Amsterdam: NorthHolland Publishing Company. 124 P.

F. Radam, I., T. Mulyono, A., & H. Setiadji, B. 2015. Influence Of Service Factors In The Model Of Public Transport Mode: A Banjarmasin – Banjarbaru Route Case Study. International Journal For Traffic And Transport Engineering, 5(2), 108–119. Https://Doi.Org/10.7708/Ijtte.2015.5(2).03

Faisal, & Hidayat, A. 2021. Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga (Studi Kasus Jalan Akses Terminal Alang-Alang Lebar Kota Palembang Sta 00+000 S/D Sta 01+000). Jurnal Teknik, 12(1), 41–48.

Hensher, D.A.; Rose, J.M.; Greene, W.H. 2005. Applied Choice Analysis: A Primer. New York: Cambridge University Press. 63, 337 P.

Hoetker, G. 2007. The Use Of Logit And Probit Models In Strategic Management Research: Critical Issues, Strategic Management Journal. Doi: Http://Dx.Doi.Org/10.1002/ Smj.582, 28(4): 331-343.

Kementerian Pekerjaan Umum. 2011. Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum, 1–28.

MKJI. 1997. Highway Capacity Manual Project (Hcm). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (Mkji), 1(I), 564.

Perpres. 2006. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2006 Tentang Jalan. Global Shadows: Africa In The Neoliberal World Order, 44(2), 8–10.

Republik Indonesia. 2004. UU No. 38 Tahun 2004 Tentang Jalan. Peraturan Presiden Republik Indonesia.

Shahin, M. Y. (2005). Pavement Management For Airports, Roads, And Parking Lots: Second Edition. Https://Doi.Org/10.1007/B101538

Sukirman, S. 1999. Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik. In Penerbit Nova (P. 148).




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/ajst.v7i2.7057

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN ELEKTRONIK : 2477- 4731

Jurnal Al Ulum Sains dan teknologi by Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad albanjari is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at http://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/JST.