Doctor Tirta’s Branding As An Influencer In The Telemedicine Program

Irawan Irawan(1), Lulu Nurul Azkiyah(2), Ardian Setio Utomo(3*), Dewi Warhamni(4)

(1) Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta
(2) Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta
(3) Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta
(4) Universitas Multimedia Nusantara
(*) Corresponding Author

Sari


New media presents social media as a medium for interacting, collaborating, sharing, communicating, and forming social bonds with other users. During the COVID-19 pandemic, influencers used new media to socialize Covid-19 prevention and build personal branding. Dr. Tirta is an influencer in building personal branding with the telemedicine program he created. Telemedicine has received a lot of positive responses from the public. This research aims to determine the personal branding of Dr. Tirta as an influencer in the telemedicine program. The theory used in this research is Montoya's eight Personal Branding theories. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. In collecting data using observation techniques, in-depth interviews with telemedicine patients, Dr. Tirta, and documentation. The research results show that Dr. Tirta has described eight personal branding concepts from Montoya. The specialty of Dr. Tirta is different from the concept of personal branding in general. Dr. Tirta does not focus on one unique skill. He has two skills, namely, in business and health. Apart from that, Dr. Tirta is an eccentric appearance characterizes, and his way of speaking seems blunt. Its consistency and determination in educating the public regarding health on social media with attractive packaging also give a positive impression.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A. Amalilah, R. Y. (2020). Strategi Komunikasi Persuasif Dalam Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19 Di Lingkungan Warga Palmerah Jakarta Barat. Jurnal Akrab Juara, 5(4), 27-42.

Afrilia, A. M. (2018). Personal Branding Remaja Di Era Digital. Mediator: Jurnal Komunikasi, 11(1), 20-30.

Afriluyanto, T. R. (2018). Fenomena Remaja Menggunakan Media Sosial Dalam Membentuk Identitas. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 11(2), 184-197.

Alam, S. (2020). Peran Influencer Sebagai Komunikasi Persuasif Untuk Pencegahan COVID-19. Jurnal Spektrum Komunikasi, 8(2), 136-148.

Awallina Yusanda, R. D. (2021). Strategi Personal Branding Melalui Media Sosial Instagram (Analisis Isi Pada Media Sosial Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana). Jurnal Scriputra, 11(1), 41-52.

Dimas Prasetya, R. M. (2022). Studi Analisis Media Baru: Manfaat dan Permasalahan Dari Media Sosial dan Game Online. Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi, 4(2), 2-10.

Frank Jefkins, D. Y. (2018). Public Relations. Jakarta: Erlangga.

Haroen, D. (2014). Personal Branding. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hartanti, L. E. (2018). Komunikasi Orang Muda Di Sosial Media Sebagai Influencer. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 17(2), 152-162.

Karina, M. E. (2020). Analisis Personal Branding Selebgram Di Sosial Media Instagram (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Akun Instagram @dindamaulinaaa). Jurnal Madia, 1(1), 11-24.

Khairil, M. (2018). Analisis Pemanfaatan New Media Melalui Jaringan Media Sosial. Proceeding: National Conference Of Creative Industry Universitas Bunda Mulia, 772-779.

L. W. Evelina, F. H. (2018). Penggunaan Digital Influencer Dalam Promosi Produk (Studi Kasus Akun Instagram @bylizzieparra). Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 1(1), 71-82.

M. N. Nu Htay, L. L. (2022). Digital Health Literacy, Online Information Seeking Behaviour and Satisfaction of COVID-19 Information Among The University Students of East and South East Asia. PLoS One, 17(4 April), 1-17.

Nasrullah, R. (2017). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. (N. S. Nurbaya, Penyunt.) Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Norhabiba, F. S. (2018). Hubungan Intensitas Akses Media Baru dan Kualitas Interaksi Lingkungan Sekitar Pada Mahasiswa Untag Surabaya. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 8-15.

Novi Tri Hariyanti, A. W. (2018). Pengaruh Influencer Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Digital Era Modern. Jurnal Eksekutif, 15(1), 133-146.

Pramono, A. (2021). Peran Media Baru Dalam Komunikasi Politik Di Tengah Pandemi COVID-19. Nyuli, 2(1), 2-12.

Putri, N. W. (2020). Komunikasi Persuasif Pemerintah Kabupaten Buleleng Dalam Menanggulangi Pandemi COVID-19. Communicare, 3(1), 90-95.

Rampersad, H. K. (2008). Sukses Membangun Authentic Personal Branding. Jakarta: PPM.

Rika Andriani, A. N. (2023). Model Penerimaan Teknologi Telemedicine Pada Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 68-75.

S. Susriyanti, R. N. (2019). Pengaruh Fungsi Komunikasi dan Kepuasan Kerja Karyawan Terhadap Pemberian Pelayanan Nasabah PT. BPR Talawi Sakato. Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora, 3(2), 97-111.

Sari Anjani, I. (2020). Peran Influencer Dalam Mengkomunikasikan Pesan Di Media Sosial Instagram. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 16(2), 203-229.

Soemirat, S. (2017). Komunikasi Persuasif. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Soyomukti, N. (2017). Pengantar Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: PT. Alfabet.

Vanesha Angelika, Y. S. (2019). Media Sosial Dalam Pembentukan Personal Branding (Studi Pada Instagram Alberta Claudia). Prologia, 3(1), 274-282.

Y. Stellarosa, S. J. (2018). Pemanfaatan YouTube Sebagai Sarana Transformasi Majalah Highend. Lugas Jurnal Komunikasi, 2(2), 59-68.

Z. F. Nurhadi, A. W. (2018). Kajian Tentang Efektivitas Pesan Dalam Komunikasi. Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian, 3(1), 90-95.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jm.v6i2.12933

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.