EVALUASI FAKTOR KEAMANAN LERENG BERDASARKAN NILAI GEOLOGICAL STRENGTH INDEX (GSI) DAN UNIAXIAL COMPRESSIVE STRENGTH (UCS) DALAM PERENCANAAN LERENG

Widarto Sutrisno(1), Dewi Sulistyorini(2), Tegar Rahmad Julendi(3*), Fajar Ardiansyah(4), Hendry Ardiansyah(5)

(1) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(2) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(3) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(4) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(5) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(*) Corresponding Author

Sari


Suatu konstruksi yang memerlukan pekerjaan galian tanah (batuan) membutuhkan perencanaan yang baik karena sisi-sisi galian akan terbentuk lereng. Faktor Keamanan (FK) suatu lereng dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah nilai Geological Strength Index (GSI) dan Uniaxial Compressive Strength (UCS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai GSI berdasarkan klasifikasi Hoek & Brown, faktor keamanan pada lereng, dan hubungan dari nilai GSI terhadap faktor keamanan. Penelitian ini menggunakan metode Bishop dalam limit equilibrium method atau metode kesetimbangan batas. Pengamatan di lapangan dilakukan untuk membobotkan nilai Rock Mass Rating (RMR) batuan yang direncanakan akan dijadikan lereng karena adanya galian pada lokasi tersebut. Nilai GSI yang didapatkan berdasarkan persamaan secara berturut-turut dari titik 1- titik 3 adalah 61, 47, dan 60. Nilai material properties batuan hasil dari uji laboratorium dijadikan sebagai parameter untuk melakukan analisis faktor keamanan lereng. Secara berturut-turut, faktor keamanan lereng di titik 1 - titik 3 adalah 3,49, 2,64, dan 3,29. Dalam analisis hubungan antara nilai GSI dan faktor keamanan, nilai faktor keamanan yang didapat sangat dipengaruhi oleh nilai GSI. Semakin tinggi nilai GSI, maka akan semakin besar nilai faktor keamanan suatu lereng. Akan tetapi, kenaikan nilai GSI tidak stabil terhadap faktor keamanan. Pada simulasi ke-2 nilai faktor keamanan hanya bertambah 31% dari simulasi ke-1, sedangkan pada simulasi ke-7 nilai faktor keamanan naik sebesar 1,37% dari simulasi ke-6. Hal ini menandakan bahwa semakin tinggi suatu nilai GSI maka kenaikan nilai faktor keamanan akan semakin bertambah sebesar 93% untuk setiap penambahan 5 nilai GSI.

Kata Kunci


kestabilan lereng, RMR, GSI, UCS, Faktor Keamanan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amanullah, A. Jihans, dan I. A. Sofian. 2017. Analisa Stabilitas Lereng Galian Pada Proyek Pembangunan Tol Semarang Batang Sta 430+300. Thesis. Universitas Islam Sultan Agung.

Arif, I., 2016. Geoteknik Tambang. Gramedia Jakarta: Pustaka Utama.

Badan Standardisasi Nasional. 2017. Persyaratan Perancangan Geoteknik (SNI-8460-2017). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Bieniawski, Z. T. 1989. Engineering Rock Mass Classification. John Wiley & Sons, Inc. New York.

Bishop, A. W. 1955. The Use of The Slip Circle in The Stability Analysis of Slope. Geotechnique. 10. 129-150. Doi: 10.1680/geot.1955.5.1.7.

Hoek, E., and Brown, E. T. 1980. Underground Excavation in Rock, London: Instn Min, Metall.

Maharza, C., dkk. 2022. Pengaruh Nilai UCS dan GSI Dalam Menentukan Faktor Keamanan Lereng Batuan. Jurnal HIMASAPTA. 7(1). 27-32.

Marions, P., and Hoek, E. 2000. GSI: A Geologically Friendly Tool For Rock Mass Strength Estimation. Australia: ISRM International Symposium.

Marions, P. G., Marions, V., Hoek, E. 2007. The Geological Strength Index (GSI): A Characterization Tool For Assessing Engineering Properties For Rock Masses. Geology. Doi: 10.1201/NOE0415450287.ch2.

Marions, V., Marions, P., Hoek, E. 2005. The Geological Strength Index: Application and Limitation. Bulletin of Engineering Geology and the Environment. 64. 55-65. Doi: 10.1007/s10064-004-0270-5.

Rajagukguk, Octavian C.P. 2014. Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Bishop (Studi Kasus: Kawasan Citraland sta. 1000m). Jurnal Sipil Statik. 2(3). 139-147.

Pamuji, Anggita Fitri Anatiyo, dkk. 2018. Pengaruh Geological Strength Index (GSI) Terhadap Nilai Faktor Keamanan Melalui Simulasi Kestabilan Lereng Tambang, Kecamatan Batu Kajang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Padjadjaran Geoscience Journal. 2(6). 487-497.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jk.v6i2.13094

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.