ANALISIS MANAJEMEN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR BERORIENTASI MULTIKULTUR

Nur Latifah(1*), Arita Marini(2), Mohammad Syarif Sumantri(3)

(1) Universitas Muhammadiyah Tangerang
(2) Universitas Negri Jakarta
(3) Universitas Negri Jakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan pendidikan sekolah dasar yang berorientasi kepada pendidikan multikultural di Sekolah Dasar Negeri Sangiang Jaya. Fokus subjek dalam penelitian ini terdiri dari  4 orang yaitu 3 guru kelas tinggi dan kepala sekolah. Peneliti yang di gunakan adalah penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif  yang bertujuan untuk menjelaskan sebuah data, peristiwa atau kejadian yang digali berdasarkan hasil  wawancara menggunakan Google Form dengan narasumber di mana mereka mempunyai pemahaman dan pengetahuan serta yang berpengalaman mengenai kejadian tersebut. Metode deskriptif merupakan metode merupakan penelitian yang mendeskripsikan atau menjelaskan suatu data berdasarkan fakta secara objek sesuai penelitian yang tersusun dan terjadi dengan keadian yang ada. Teknik pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan Pengelolahan pendidikan sekolah dasar yang terdiri dari perencanaan (planning) yang terlihat dari proses pembuatan prangkat pengajaran yangterintegrasi dengan multikultur. Pengorganisasian (organizing) di mana manjement yang berdasarkan orientasi multikultur Nampak dari beberapa kegiatan yang di lakukan sekolah, pelaksanaan (actuating) di lihat berdasarkan proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan pengawasan (controling) yang berisi pemantauan berkala yang di lakukan, ke empet aspek tersebut di lihat berdasarkan nilai multikultural yaitu kesetaraan, keadilan, demokras kebebasan toleransi.

ANALYSIS OF MULTICULTURAL PRIMARY SCHOOL

EDUCATION MANAGEMENT

Abstract: The purpose of this research is to analyze the management of school education that is oriented towards multicultural education at Sangiang Jaya State Elementary School. In this study, the subjects consisted of 4 people, namely 3 high class teachers and the principal. Researchers who use this research are a qualitative approach through descriptive methods that aim to tell a data, event or phenomenon that is excavated based on in-depth interviews with sources where they have an understanding and knowledge and in-depth experience of the phenomenon. Descriptive method is a research method that describes or explains data based on facts in a systematic research object and in accordance with natural situations. The data technique used is based on the results of interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate the management of primary school education which consists of planning (planning) as seen from the process of making building construction integrated with multiculture. Organizing in which management is based on a multicultural orientation. It appears that from several activities carried out by schools, implementation is seen based on the process of implementing teaching and learning activities and monitoring (controling) which contains periodically carried out, to empathize these aspects are seen based on multicultural values namely equality, justice, democracy / freedom and tolerance.


Keywords


Kata Kunci: pengelolahan pendidikan, multikultural

Full Text:

PDF

References


Agustian, D. M. (2019). Pendidikan Multikultural (pertama). Jakarta: Penerbit universitas katolik indonesia atma jaya.

Ambarudin, R. I. (2016). Pendidikan multikultural untuk membangun bangsa yang nasionalis religius. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(1). https://doi.org/10.21831/civics.v13i1.11075

Amirin, T. M. (2013). implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 1(1). https://doi.org/10.21831/jppfa.v1i1.1047

Arphattananon, T. (2018). Multicultural education in Thailand. Intercultural Education, 29(2), 149–162. https://doi.org/10.1080/14675986.2018.1430020

Bronstein, P., & Quine, K. (2003). Teaching Gender and Multicoltural Awareness (Firs Editi).

Chen, Q., & Yan, Z. (2016). Does multitasking with mobile phones affect learning? A review. Computers in Human Behavior, 54, 34e42-42. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.07.047

Fauziah, N. (2013). Peran Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural. Madrasah, 5(1), 113–129. https://doi.org/10.18860/jt.v0i0.2237

Grant, C. A., & Lei, J. L. (2001). Global Constructions of Multicultural Education.

Katrunanda. (2015). Lesson Study sebagai Program Pembinaan Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 139–147. Retrieved from https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalmuallimuna/article/view/766

Mahiri, J. (2017). Introduction: multicultural education 2.0. Multicultural Education Review, 9(3), 143–144. https://doi.org/10.1080/2005615X.2017.1346555

Miles, matthew B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data Analysis “a methods sourcebook.” United States of Amerika: SAGE Publications.

Pratiwi, I. A., Masfuah, S., & Rondli, W. S. (2018). Pendidikan Multikultural Berbantuan Metode Pictorial Riddle Untuk Meningkatkan Karakter Kreatif dan Bersahabat Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(2), 109–119. https://doi.org/10.24246/j.js.2018.v8.i2.p109-119

Retnasari, L., & Hidayat, M. T. (2018). Pendidikan multikultural dengan pendekatan aditif di sekolah dasar. 28(1), 16–21.

Ridwan, A., Rahmawati, Y., & Hadinugrahaningsih, T. (2017). STEAM Integration In Chemistry Larning For Developing 21ST Century Skills. MIER Journail of Educational Studies, Trends & Practices, 7(2), 184–194.

Rofi’ah, S. dalam S. (2017). Persepsi Pendidik PAI Tentang Pembelajaran Multikultural Di Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Pesantren. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, Vol 2(no 2), 28–40. Retrieved from https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalmuallimuna/article/view/766

Shen, S. (2019). Teaching ‘multiculturally’: geography as a basis for multicultural education in Korea. Multicultural Education Review, 11(1), 37–58. https://doi.org/10.1080/2005615X.2019.1567092

Stein, Z., & Fischer, K. W. (2011). Directions for mind, brain, and education: Methods, models, and morality. Educational Philosophy and Theory, 43(1), 56–66. https://doi.org/10.1111/j.1469-5812.2010.00708.x

Sugiono. (2016). METODE PENELITIAN (Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (1st ed.). Bandung: Alfabeta CV.

Susiloningsih, W. (2020). Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar “Kajian Analitis Dalam Prespektif Filsafat.” Didaktis: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 20(1), 82–88. https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i1.4488

Yılmaz, F. (2016). Multiculturalism and multicultural education: A case study of teacher candidates’ perceptions. Cogent Education, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.1080/2331186X.2016.1172394




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/muallimuna.v6i2.4530

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Nur Latifah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This Journal is indexed by:

                   

This journal dedicated by:

   

Creative Commons License
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah by https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalmuallimuna/ is licensed under is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.