ANALISIS PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN PRODUKSI FLUTE PADA RUANG HANDATSUKE DENGAN PENDEKATAN FISHBONE DIAGRAM, PIRAMIDA KUALITAS DAN FMEA

Akhmad Ghiffary Budianto(1*)

(1) Universitas Islam Kalimantan MAB
(*) Corresponding Author

Sari


ABSTRAK


Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran upaya pencapaian zero defect pada proses produksi flute dan memberikan rekomendasi tindakan bagi pihak terkait dalam proses produksi flute berdasarkan penilaian RPN tertinggi-terendah. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis dengan ishikawa chart/fishbone diagram, Poka-Yoke (Piramida Kualitas) dan FMEA. Penelitian ini adalah studi kasus di ruang handatsuke pada proses produksi flute. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan hasil FMEA dapat memberikan manajemen risiko kualitas produksi yang lebih baik. Hal ini terbukti dari defect yang paling sering terjadi adalah Handa Tare sebanyak 471 kali dalam 3 bulan dengan nilai RPN 210 yang disebabkan oleh proses soldering kawat nikel yang melebar pada permukaan item. Rekomendasi tindakan yang disarankan yaitu pemberian informasi sebab-akibat dan teknik soldering yang sesuai dengan kaidah tangan kanan-kiri. Rekomendasi tersebut ditujukan kepada pekerja dan KK (Ketua Kelompok) pada ruang handatsuke.

 

Kata Kunci : Manajemen Risiko, FMEA, Piramida Kualitas, Fishbone Diagram


Teks Lengkap:

PDF 17-23

Referensi


Y. Monden, Toyota production system: an integrated approach to just-in-time. CRc Press, 2011.

M. H. Wang, “A cost-based FMEA decision tool for product quality design and management,” Proc. 2011 IEEE Int. Conf. Intell. Secur. Informatics, pp. 297–302, 2011.

A. P. Puvanasvaran, N. Jamibollah, N. Norazlin, and R. Adibah, “Poka-Yoke Integration into process FMEA,” Aust. J. Basic Appl. Sci., vol. 8, no. 7, pp. 66–73, 2014.

N. B. Puspitasari and A. Martanto, “Penggunaan FMEA dalam mengidentifikasi resiko kegagalan proses produksi sarung atm (alat tenun mesin)(studi kasus PT. Asaputex Jaya Tegal),” J@ ti Undip J. Tek. Ind., vol. 9, no. 2, pp. 93–98, 2014.

D. A. Kifta and T. Munzir, “ANALISIS DEFECT RATE PENGELASAN DAN PENANGGULANGANNYA DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT. PROFAB INDONESIA,” 2018.

M. R. Suryoputro, A. D. Sari, and N. W. Widiatmaka, “Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA) Implementation for Forklift Risk Management in Manufacturing Company PT. XYZ,” in IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 2019, vol. 528, no. 1, p. 12027.

J. M. Juran and J. A. De Feo, Juran’s quality handbook: the complete guide to performance excellence. McGraw-Hill Education, 2010.

D. H. Stamatis, Failure mode and effect analysis: FMEA from theory to execution. Quality Press, 2003.

M. A. Bennett, R. McDermott, and M. R. Beauregard, “The Basics of FMEA,” 1996.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jieom.v4i1.5368

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed By

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.