ROYALTI PENGGUNAAN MEREK DALAM SISTEM FRANCHISE DI INDONESIA MENURUT HUKUM ISLAM

Nasrullah Nasrullah(1*)

(1) Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum UNISKA MAB
(*) Corresponding Author

Abstract


Business practices with the Franchise sistem in Indonesia are growing and developing, so we often encounter them around us. This kind of business sistem was basically started and popularized by westerners who incidentally is a capitalist sistem, so that for the Indonesian people, who are predominantly Muslim, this franchise is certainly a business sistem that must be studied in depth according to sharia, because specifically the use of brands must be charged other than fees other. This research is a normative juridical research with library research method. Sources of legal materials in this study include primary legal materials, namely regulations on Franchise, secondary legal materials, namely references in the form of literature related to the Franchise business, then tertiary legal materials such as Indonesian language dictionaries. From the research, it is known that the Franchise sistem applied in Indonesia is a business format franchise sistem, where a Franchisee obtains the right to market and sell products or services in a specific area or location using the operational and marketing standards of the Franchisor. The law of fee royalty for the use of brands in the franchise business sistem follows the law of syirkah which is allowed as long as the business, product or service is not prohibited by Islamic law.


Keywords


Bussines, Franchise, Islamic Law

References


Buku

Basarah, Moch, dan H.M. Faiz Mufidin, (2008), Bisnis Franchise dan Aspek-Aspek Hukumnya, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Bunging, Burhan, (2007), Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi Metodologi ke Arah Ragam Varian Kontemporer, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Fox, Stephen, (1993), Membeli dan Menjual Bisnis dan Franchise, Jakarta: Elex Media Konputindo.

Harahap, M. Yahya, (1986), Segi-Segi Hukum Perjanjian, Bandung: PT.Alumni.

Karamoy, Amir, (2013), Percaturan Waralaba Indonesia, Jakarta: PT Foresight Asia.

Khaerandy, Ridhwan, (1992), Aspek-Aspek Hukum Franchise, Yogyakarta: Majalah Unisa.

Mendelsohn, Martin, (1986), The Guide to Franchising, England: Oxford.

Muhammad, Abdulkadir, (2004), Hukum Perusahaan Indonesia, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Salim HS., (2008), Perkembangan Hukum Kontrak Innominat di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika.

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji, (2006), Penelitian Hukum Normatif Tinjauan Singkat, Jakarta: Rajawali Pers.

Sumardi, Juajir, (1995), Aspek-aspek hukum perusahaan tradisional dan Franchise, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sutendi, Adrian, (2008), Hukum Waralaba, Bogor: Ghalia Indonesia.

UNCTC, (1987), Transnational Corporation and Technology Transfer: Effects and Policy Issues, United Nations, New York: UNCTC.

Webster, Bryce, (1986), The Insider’s Guide to Franchising, AMACON.

Widjaja, Gunawan, (2003), Waralaba, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek.

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang Waralaba.

Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 259/MPP/KEP/7/1977 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Waralaba.

Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang akad pembiayaan Musyarakah.

Fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2009 tentang Hak Cipta.

Jurnal

Andreanto, Jesi, dan Anak Agung Sri Utari, (2019), “Mekanisme Pembayaran Royalty Fee Berkaitan dengan Cover Lagu dalam Media Sosial”, Kertha Negara: Journal Ilmu Hukum, Volume 8, Nomor 1, Desember 2019.

Darmawan, Walid, (2010), “Analisis Sistem Penetapan Franchise Fee dan Royalty Fee Pada Franchise BRC”, Jurnal Al-Iqtishad: Volume II, Nomor 1, Januari 2010.

Dewi, Putu Eka Trisna, (2015), “Implementasi Ketentuan Restrukturisasi Kredit terhadap Debitur Wanprestasi pada Kredit Perbankan”, Jurnal Magister Hukum Udayana, Volume 4, Nomor 2.

Dzuluqy, Suryati, (2019), “Bisnis Waralaba dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah”, Jurnal Tahkim, Volume XV, Nomor 1, Juni 2019.

Faizal, Moh., (2017), “Syirkah Prinsip Bagi Hasil pada Pembiayaan di Bank Syariah”, Jurnal Islamic Banking, Volume 2 Nomor 2 Februari 2017.

Hardjowidigdo, Rooseno, (1993), "Perspektif Pengaturan Perjanjian Franchise", Makalah Pertemuan Ilmiah tentang Usaha Franchise dalam Menunjang Pembangunan Ekonomi, Jakarta: BPHN.

Hudiarini, Sri, dkk. (2018), “Waralaba Model Bisnis Baru yang Berkelanjutan Ditinjau dari Aspek Hukum”, Jurnal Panorama Hukum, Volume 3, Nomor 1, Juni 2018 ISSN: 2527-6654.

Jauhari, Elman, (2019), “Implementasi Syirkah Dalam Perspektif Hukum Islam”, Jurnal Hukum Sehasen, Volume 2, Nomor 2, November 2019.

Katrinasari, Bella, (2017), “Tinjauan Hukum Terhadap Wanprestasi Royalty Rahasia Dagang Dalam Perjanjian Waralaba”, Privat Law, Volume V, Nomor 1, Januari-Juni 2017.

Listyawati, Peni Rinda, (2006), “Perjanjian Franchise sebagai Perjanjian Innomenaat dalam Pandangan Hukum Perdata”, Jurnal Hukum, Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Volume XVII, Nomor 2, 2006.

MR., Nurjannah dan Nazaruddin A Wahid, (2013), “Analisis Perhitungan Royalty Fee Franchise Menurut Konsep Musyarakah: Studi Pada Jarimatika Darussalam”, SHARE, Volume 2, Nomor 2, Juli-Desember 2013.

Nasirun, Indrasatya Octavianus, (2014), “Kajian Hukum terhadap Perlindungan Royalti Atas Karya Cipta Lagu atau Musik dari Aspek UU No. 19 Tahun 2002”, Jurnal Lex et Societatis, Volume II, Nomor 9, Desember 2014.

Pawitram, M. R. A., N. K. S. Dharmawan, dan A.K. S. Indrawati, (2017), “Pengaturan Lembaga Manajemen Kolektif berkaitan dengan Penarikan Royalti Berdasarkan Undang-Undang NO 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta”, Jurnal Ilmiah Hukum Kertha Semaya, Volume 5, Nomor 1.

Saripudin, Udin, (2016), “Syirkah dan Aplikasinya dalam Lembaga Keuangan Syariah”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Volume 4, Nomor 1, April 2016, ISSN: 2503-4413.

Setiawan, Deny, (2013), “Kerja Sama (Syirkah) dalam Ekonomi Islam”, Jurnal Ekonomi, Volume 21 Nomor 3 September 2013.

Shalihah, Maratun, (2016), “Konsep Syirkah dalam Waralaba”, Jurnal Tahkim, Volume XII, Nomor 2, Desember 2016.

Slamet, Sri Redjeki, (2015), “Waralaba (Franchise) di Indonesia”, Jurnal Lex Jurnalica, Volume 8 Nomor 2, April 2011.

Sulaeman, Dede, (2019), “Keuntungan yang Didapat dari Mengembangkan Usaha dengan Sistem Franchise (Studi Kasus di Indonesia)”, Jurnal JDM, Volume 2, Nomor 01, April 2019.

Trisna, Nila, “Tinjauan Yuridis Terhadap Kedudukan Franchisee Dalam Perjanjian Franchise (Waralaba)”, Jurnal Ius Civile.

Wibowo, Eko, (2007), ”Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Jaringan Waralaba (Studi Kasus pada Yayasan Soroban Mental Aritmatika Indonesia Semarang)”, Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, Volume VI, Nomor 1, Mei 2007.

Yarmunida, Miti, (2018), “Eksistensi Syirkah Kontemporer”, Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi, dan Keagamaan, Volume 1, Nomor 2, 2018.

Internet

Kusumayanti, Made Martarina, dkk. “Implementasi Perlindungan Hukum bagi Franchisor dalam Perjanjian Waralaba (Pada Edam Burger di Denpasar)”, Artikel, Fakultas Hukum Universitas Udayana, hlm. 5-6. Sumber: https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthasemaya/article/view/43775, diakses tanggal 20 Juni 2020.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v13i2.5075

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Al Adl by Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad albanjari is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/aldli/index