PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI WHATSAPP TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN SISWA TENTANG PENYALAHGUNAAN NAPZA DI SMP NEGERI 15 BANJARMASIN

Rizma Yusnita, Muhammad Yuliansyah, Nurmiati Nurmiati

Sari


Konflik yang sering dialami dikalangan remaja adalah penyalahgunaan NAPZA, yang diantaranta Narkotika, Psikotropika dan Zat-zat Adikitif lainnya. Memakai Napza menimbukan perasaan enak, nikmat, senang, bahagia, tenang dan nyaman, tetapi dapat menimbulkan ketergantungan yang di tandai oleh dorongan untuk menggunakan Napza secara terus menerus dengan takaran yang meningkat agar menghasilkan efek yang sama dan apabila penggunaannya dikurangi atau dihentikan secara tiba-tiba, maka menimbulkan gejala fisik dan psikis yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk: a) Untuk mengetahui bagaiman tingkatan pemahaman pada siswa tentang penyalahgunaan napza dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh bimbingan kelompok melalui whatsapp terhadap tingkat pemahaman siswa, b) Untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan bimbingan kelompok melalui whatsapp di SMPN 15 Banjarmasin. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah  metode pendekatakan kuantitatif. Desain dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kunatitatif. Karena hasilnya berupa angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penamiplan hasilnya. Populasi yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah kelas VIII F dengan jumlah 29 siswa/i. Sampel yang digunakan peneliti dalam penlitian ini berjumlah 12 siswa yang terdiri diantaranya 10 orang siswa laki-laki dan 2 orang siswa perempuan. Temuan pada penelitian menunjukan: a) terdapat peningkatan terhadap tingkat pemahaman siswa tentang penyalahgunaan NAPZA di SMP Negeri 15 Banjarmasin menggunakan layanan bimbingan kelompok melalui Whatsapp. b) layanan bimbingan kelompok melalui whatsapp secara signifikan memiliki pengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa tentang penyalahgunaan NAPZA.

___________________________________________________________________

 

Conflicts that are often experienced among adolescents are drug abuse, which is accompanied by Narcotics, Psychotropics and other Addictive Substances. Drug use leads to feelings of pleasure, pleasure, pleasure, happiness, calm and comfort, but it can cause dependency which is marked by the urge to use drugs continuously with increasing amounts to produce the same effect and if its use is reduced or stopped suddenly. , then cause physical and psychological symptoms that are typical.This study aints to: a) To find out how the level understanding of student about drug abuse and to determine whether there is influnce of group guidance through whatsapp on the level of student understanding, b)To determine the efffect of implementing group guidance through whatsapp at SMPN 15 Banjarmasin. In this study the method used by researchs is a quantitative approach method. The design in this research is descriptive quantitative. Because the results are in the form of numbers, starting from data collection, interpretation of the data, and analyzing the results. The population used by researchers in this study was class VIII F with a total of 29 student. The sample used by researchers in this study amounted to 12 students consisting of 10 male students and 2 female students. The finding of the study showed: a) there was an increase in the level of students understanding of drugs abuse in SMP 15 Banjarmasin using group guidance services through Whatsapp, b)group guidance services through Whatsapp significantly have an influence on students level of understanding about drug abuse.


Kata Kunci


Penyalahgunaan NAPZA; Tingkat Pemahaman; Bimbingan Kelompok

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afreyanti, L. (2013). Efektivitas Penggunaan Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Persiapan Pengolahan Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 4 Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Aisiy, P, N, H. (2016). Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Melalui Layanan Informasi Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 34 Semarang Tahun Ajaran 2015/2016. Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Aryusdi, S, W, M. (2016). Peran Guru BK dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba Dengan Menggunakan Layanan Informasi dan Layanan Bimbingan Kelompok Di Kelas XII SMK Negeri 5 Padang. Skripsi. Padang: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Sumatera Barat.

Astuti, T. (2017). Kolaborasi Guru BK Dengan Polisi Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di SMP N 15 Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Hidayat, F. (2016). Dampak Sosial Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja Di Kelurahan Kalabbirang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar. Skripsi. Makassar: Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin

Isjoni. (2011). Pembelajaran Kooperatif. Meningkatkan Komunikasi antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lisa, J. & Sutrisna, N. (2013). Narkoba, Psikotropika dan Gangguan Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika

Maaruf, A. (2018). Pendekatan Studi Islam Dalam Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. Jurnal Penelitian Agama, 19(2), 30-47.

Masrokhah, U. (2017). Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Teknik Sosiodrama Dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma

Ningsih, S., Kurniah, N., Delrefi, D. (2016). Penerapan Cooperative Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif.

Pertiwi, E, W. (2017). Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Pendekatan Experiental Learning Menggunakan Media Gambar Untuk Meningkatkan Konsep Diri. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.

Pratiwi, JS., Sismiati, A., Siwabessy, L. (2012). Penerapan Model Cooperative Learning Teknik Jigsaw Dalam Layanan Bimbingan Klasikal Terhadap Pemahaman HIV AIDS. INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 73-78.

Priyambada, S. (2010). Penanggulangan Penyebaran Narkoba Di Kalangan Anak. Media Neliti (Online), diakses melalui: https://media.neliti.com/media/publications/170748-ID-penanggulangan-penyebaran-narkoba-di-kal.pdf

Sari, K., Setiyowati, E, Indrawati, A, S. (2014). Pengaruh Penerapan Metode Cooperative Learning Model Jigsaw Pada Layanan Bimbingan Klasikal Terhadap Pemahaman Self Regulated Learning. INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(2), 63-69.

Setiyawan, W. B. M. (2014). Upaya Pencegahan Terhadap Penyebaran Narkoba Di Kalangan Pelajar. Prosiding Seminar Narkoba. Surakarta: Fakultas Hukum Universitas Surakarta.

Slavin. (2010). Cooperative Learning (Teori, Riset, dan Praktek). Bandung: Nusa Media.

Sowanto, D, A. (2013). Survey Tentang Pemahaman dan Sikap Siswa Terhadap Narkoba atau Napza Di Kalangan Remaja. Skripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta: Bandung

Sumaila, I. (2011). Peranan Pendidikan Islam Dalam Mencegah Bahaya Narkoba Kec. Poso Kota Selatan. Skripsi. Makasar: Univeristas Islam Negeri Alauddin.

UU No. 20 tahun 2003 Bab II Pasal 3

UU No. 22 tahun 1997 tentang Narkotika

UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 1 angka 1

UU No. 5 tahun 1997 tentang psikotropika pasal 1 angka 1

Wilis, S.S. (2010). Remaja dan Masalahnya. Bandung: Alfabeta

Yusramita. (2013). Upaya Guru Pembimbing dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Dikalangan Siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat Se Kecamatan Tampan. Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pekanbaru: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jbkr.v6i2.3261

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Sekretariat Jurnal:

Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Jalan Adhyaksa no. 2, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.