PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF SISWA DI MTs PANGERAN ANTASARI MARTAPURA

Faradila Kusuma Wardani, Eka Sri Handayani, Akhmad Rizkhi Ridhani

Sari


Perilaku Agresif adalah bentuk perilaku atau tindakan melukai yang disengaja oleh sesorang dengan disengaja yang dapat menyakiti orang lain. Perilaku agresif itu sendiri berasal dari proses kognitif yang terganggu, sehingga di harapkan permasalahan peserta didik tersebut bisa dibantu penyelesaiannnya agar tidak mengganggu perkembangan dan pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi perperilaku Agresif siswa dengan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Dalam Mengurangi Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII Di Mts Pangeran Antasari Martapura. Dalam penelitian ini. menggunakan Pre-eksperimental design, yaitu one-group pretest dan posttest. populasi siswa dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C MTs Pangeran Antasari. Berdasrkan hasil skor angket skala perilaku Agresif diambil sampel 6 orang siswa yang memiliki skor tertinggi dan 2 orang siswa skor rendah untuk diberikan perlakuan layanan bimbingan kelompok dengan tekniksosiodrama, Setelah itu akan dibandingkan keadaan sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji wilcoxon Berdasarkan hasil perhitungan uji Wilcoxon pada data keseluruhan siswa diperoleh bahwa nilai signifikasi (Sig). sebesar 0,012 kurang dari 0,05. Hal ini berarti terdapat perbedaan antara hasil pre-test dan post-test menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama, atau dapat dikatakan bahwa ada pengaruh dari layanan bimbingan kelompok

_________________________________________________________

 

Aggressive Behavior is a form of intentional intentional hurt behavior or actions that can hurt others. Aggressive behavior itself comes from cognitive processes that are disrupted, so it is hoped that the students' problems can be helped so that they do not interfere with their development and growth. The purpose of this study was to reduce the aggressive behavior of students with Group Guidance Services with Sociodrama Techniques in Reducing Aggressive Behavior of Class VIII Students in Mts Pangeran Antasari Martapura. In this research. using Pre-experimental design, which is one-group pretest and posttest. the population of students in this study were students of class VIII C MTs Pangeran Antasari. Based on the results of the Aggressive behavior scale questionnaire scores a sample of 6 students who had the highest score and 2 students of low scores was taken to be treated with group guidance services with sociodrama techniques, after which conditions were compared before and after being treated. Data from the results of this study were analyzed using the Wilcoxon test. Based on the results of the Wilcoxon test calculation on the overall data of the students, it was obtained that the significance value (Sig). amounted to 0.012 less than 0.05. This means that there is a difference between pre-test and post-test results using group guidance services with sociodrama techniques, or it can be said that there is an influence of group guidance services.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ali, M (2010). Metodelogi dan Aplikasi Riset Pendidikan. Bandung: Pustaka Cendekia Utama

Arikunto, SS. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta:Pt Rineka Cipta

Astuti. (2017). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama Untuk Mengurangi Perilaku Agresif Siswa Kelas XI IPS Sma Negri. T/A 2016/2017

Anggia, R. H. (2017). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Mengatasi Perilaku Agresif Pada Siswa Kelas VIII SMP PAB 2 Helvitia Medan. T/A 2016/2017

Azizah, D. M. (2013). Mengurangi Perilaku Agresif Melalui Layanan Klasikal Menggunakan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas V Di Sd Negeri Pegirikan 03 Kabupaten Tegal.

Khotimah, H.H. (2015). Upaya Mengurangi Perilaku Agresif Melalui Sosiodrama Pada Siswa Kelas VII C Smp Negeri 14 Yogyakarta. T/A 2014/2015

Mawarto. (2015). Mengurangi Perilaku Agresif Melalui Layanan Klasikal Menggunakan Teknik Sosiodrama Pada Kelas V Di SD Negri Pegirikan 03 Kabupaten Tegal. T/A 2014/2015

Myers, D. G. (2012). Psikologi Sosial, Edisi 10/Buku2. Penerbit: Salemba Humanika

Munir, A. (2018). Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Menurunkan Perilaku Agresif Siswa Kelas XI TSM Smk Pemuda Papar Kediri. T/A 2017/2018. Skripsi.

Prayitno, & Amti, E. (2009). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Shalahuddin, M. (2014). Layanan Bimbingan Kelompok, Melalui Teknik Sosiodrama Untuk Membanttu Siswa Terisolasi. Jurnal Islam 4 Ampel Surabaya

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suntari, E, Ariswanti, D. (2014). Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Playing Terhadang Kecenderungan Perilaku Agresif Siswa Kelas VIIIE SMP Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan. T/A 2013/2014

Hartinah, S. (2009). Konsep Dasar Bimbingan Kelompok. Bandung: PT Refika Aditama

Winarlin R, Lasan B.B, Widada. (2016). Efektivitas Teknik Sosiodrama Melalui Bimbingan Kelompok Untuk Mengurangi Perilaku Agresif Verbal Siswa Smp. T/A 2015/2016

Wulan, K.E, Sari, A.V, Lasan B.B. (2015). Keefektifan Teknik Sosiodrama Untuk Mengurangi Perilaku Agresif Verbal Kelas VII Di Smp Negri 5.T/A 2014/2015

Yin, N, Munir, A, Ridwan, Syahran. (2016). Upaya Mengurangi Perilaku Agresif Non-Verbal Dengan Menggunakan Teknik Role Playing Pada Siswa Kelas VIII Smp Negeri 2 Palu. T/A 2015/2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jbkr.v5i2.2207

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Akun akademik anda terhubung dengan:

          

 

Didedikasikan untuk:

                      

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.