KEPRIBADIAN PROFESI KONSELOR ISLAMI DI ERA INDUSTRI 4.0

Ahmad Hartono

Sari


Revolusi industri 4.0 yang ditandai kemajuan teknologi digital; kecerdasan buatan, komputer kuantum, internet of things, kendaraan tanpa awak  menimbulkan perubahan besar-besaran di berbagai bidang kehidupan, perubahan apapun dalam hidup ini akan mengakibatkan ketidak pastian, yang membutuhkan kemampuan untuk melakukan penyesuaian diri, kecemasan, ketakutan dan keputus asaan tetapi pada waktu yang sama juga menumbuhkan harapan, semangat baru untuk melakukan pengembangan diri. Dinamika pasang-surut dalam hidup ini merupakan peran profesi konselor yang memiliki obyek praktik spesifik melakukan pengembangan individu dan mengentaskan masalah yang dapat mengganggu kehidupan efektif sehari-hari, dengan demikian maka profesi konselor adalah profesi kehidupan yang akan tetap eksis bersama kehidupan. Berdasarkan latar belakang tersebut artikel ini bertujuan merumuskan konsep kepribadian konselor islami sebagai aspek penting yang menentukan keberhasilan layanan konseling. Metode yang dipergunakan dalam pembahasan ini adalah deskriptif kualitatif melalui kajian kepustakaan yang bersumber dari al Qur’an, Hadits, sumber lain yang relevan sehingga nilai-nilai ajaran islam  menjadi dasar pembentukan karakteristik kepribadian konselor islami yang diharapkan dapat menjadi solusi tuntutan perubahan dengan segala permasalahannya dan menjawab kebutuhan pengembangan diri dalam usaha meraih hidup yang berbahagia.

________________________________________________________________

 

Revolution of industry 4.0 is marked by a digital technology development; artificial intelligence, quantum computer, internet of things, unmanned vehicle that cause big changer at any kinds of life sectors, any kinds of changes in this life affect uncertainty that need ability to adapt, worries, fear and hopeless, but at the same time, these cases also grow hopes, nuw spirit to do self development. Up and down dynamics in this life is a part of counselor profesion role whos has specific practice abyect do individual development and solve the problems that can broter daily afective lives. Thus counselor profession is life profession that will still exist together with lives. Based on the background above, the purpose of this article is to formulate concept of Islamic counselor profession as the important aspect to determine the success of counseling services of the era of industry 4.0. Method used in this discussion is qualitative descriptive through library study sourced from al Qur’an, hadits and other relevant sources so the values of islamic teachings as the base of forming characteristics of islamic counselor personality that is hope to be the solution of any change demends of problems and to respond the needs of self development as a way actualize own and exciting counseling service. 


Kata Kunci


Konseling islami

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi (2004), Dasar Standarisasi Profesi Konseling, Jakarta, Departemen Pendidikan Nasional

Edi Wibowo M.(2017), Tantangan Profesi Bimbingan Konseling Abad 21, Semarang, Universitas PGRI

Glanding Samuel T. (2015), Konseling Profesi yang Menyeluruh, (Terjemahan: P.M. Winarno, Lilian Yuwono) Jakarta, Indeks

Kementerian Agama RI, (1999) Al Qur’an dan terjemahan, Semarang, Penerbit Asy Syifa

Lesmana Jeannette M. (2013) Dasar-dasar Konseling, Jakarta, Penerbit Universitas Indonesia

Prayitno (2013), Konseling Integritas, Padang, Universitas Negeri Padang

Prayitno, (2008), Trilogi Profesi Konselor dan Pengelolaan Berbasis Kinerja, Padang, Universitas Negeri Padang

Prayitno, Amti E. (2015) Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling, Jakarta, Rineka Cipta

Prayitno, Marjohan (2015), Pelayanan Profesional Konseling Yang Berhasil, Bogor, Graha Cipta Media

Rakhmawati Dini, Konselor sekolah abad 21: tantangan dan peluang, Jurnal Gusjigang Vol.3 No.1 ISSBN: 2460-1187

Republik Indonesia, Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta, Departemen Pendidikan Nasional

Riswanto Dody, Mappiare Andi AT, Irtadji M, Karakteristik Kepribadian Ideal Konselor (Studi Hermeneutika Gadameria), Jurnal Pendidikan, Vol.1, Nomer: 11, EISSN:2502-471X

Suherman Umam AS (2007), Kompetensi dan aspek etik profesional konselor masa depan, Educationist No.1, Vol.1,ISSN: 1907-8838

Yahya Muhammad (2018), Era Industri 4.0 tantangan dan peluang pengembangan pendidikan kejuruan Indonesia, Makasar, Fakultas Teknik Universitas Negeri Makasar




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jbkr.v5i1.1853

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Akun akademik anda terhubung dengan:

          

 

Didedikasikan untuk:

                      

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.