HUBUNGAN KONSUMSI AIR MINERAL DAN AIR SUNGAI DENGAN INDEKS DMF-T DI KALIMANTAN SELATAN

Naning Kisworo Utami(1*), Metty Amperawati(2), Siti Salamah(3)

(1) Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
(2) Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
(3) Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
(*) Corresponding Author

Sari


Abstrak

Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia di bumi ini (Wardhana,2001). Di dalam air terkandung berbagai unsur-unsur mineral sekalipun jumlah dan kandunganya berbeda-beda seperti, kalsium, fluoride, magnesium, sulfat. Kekurangan dan kelebihan dari unsur-unsur mineral tersebut diatas dapat berakibat terganggunya kesehatan gigi dan mulut (Murni, 2001). Karies gigi adalah suatu  proses kerusakan yang terbatas pada jaringan keras gigi dimulai dari lapisan email, dentin dan menjalar ke pulpa (Kidd dkk.,1992). Kalimantan Selatan penyakit karies gigi masih termasuk 10 (sepuluh) penyakit terbanyak yang ada dipuskesmas-puskesmas yaitu urutan ke 4 dan 5 dan secara geografis merupakan daerah gambut dimana dengan keadaan lingkungan terutama kandungan airnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan  konsumsi air mineral dan air Sungai dengan  indeks DMF-T Di SDN Rantau Kanan dan SDN Sungai Bahalang  Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV dan Kelas V. Pengambilan sampel secara Purposive Sampling.  Hasil penelitian menunjkkan konsumsi air minum yang berasal dari air sungai dengan  indeks DMF-T  di SDN Rantau Kanan  diperoleh sebanyak 8 (20,5%) baik dan  sebanyak 31 (79,5%)  buruk, dan SDN Sungai Bahalang Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan. Sedangkan 43 (84,3%) murid yang mengkonsumsi air mineral  indeks DMF-T baik dan 8 (15,7%) buruk. Berdasarkan hasil uji statistic diperoleh nilai p=0,000, maka dapat disimpulkan ada hubungan konsumsi air minum dengan indeks DMF-T  Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 0.048.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Wardhana, Kegunaan Air Bagi Kehidupan diakses www.wardhana, 2001.

Kidd E.A.M, Joyston, S, Bechal, Dasar-Dasar Karies Penyakit dan Penanggulangannya, EGC, Jakarta 1992.

Winarno, F, Kimia Pangan Dan Gizi, Gramedia Pustaka Utama Jakarta, 2004

Kristanti Ch, Rusiawati Y. Gigi sehat tahun 2000 dan tinjauan profil kesehatan gigi 1995. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas, Indonesia 2002; 9(2):1–5.7.

Suwelo,I, Karies Gigi Pada Anak Dengan Pelbagai Faktor Etiologi, EGC , Jakarta, 1992.

Megananda, dkk., Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi, Jakarta : EGC, 2010

Murni., 2002, Fluoridasi Air Minum, WWW.Wahyunita Murni

Irianto,Dj.P. Gizi Olahraga. Yogyakarta: UNY, 2006

Asmadi dkk.. Teknologi Pengolahan Air Minum. Yogyakarta: Gosyen Publishing, 2011

Riskesdas, 2007. http://www.litbang.depkes.go.id/bl-riskesdas2007 diakses 18

Februari 2013

WHO. World Health Organization. 2013.

Effendi,H. Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan, Yogyakarta : Kanisius 2003




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/ann.v9i1.6904

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Kalimantan

Surat menyurat menyangkut naskah, langganan dan sebagainya dapat dialamatkan ke:

Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Kampus UNISKA – Banjarmasin

Telp 085228641128/082240498865

Email : jurnal.annada@gmail.com 

 


Annada - Jurnal Kesehatan Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.