IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENUMBUHKAN KERJASAMA PESERTA DIDIK DI SD ALAM BATURRADEN

Restu Ardian, Lia Mareza, Pratik Hari Yuwono

Sari


Hasil penelitian ini menunjukkan secara umum kerjasama memiliki manfaat yakni aktivitas menjadi lebih cepat terselesaikan dan cenderung memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Dengan kerjasama peserta didik dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, peserta didik untuk berkomunikasi, menumbuhkan keaktifan peserta didik, memunculkan semangat dalam diri peserta didik dan memacu peserta didik untuk berani mengungkapkan pendapatnya. Permainan tradisional dimainkan oleh banyak orang sehingga muncul kebersamaan dalam permainan tradisional, saling bertanya, bercanda dan mengenal satu sama lainnya.Peserta didik terlihat aktif pada saat guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya mengenai permainan tradisional yang akan dimainkan. Selain itu peserta didik yang berinisiatif untuk langsung melakukan komunikasi di timnya bagaimana cara untuk memenangkan permainan tradisional tersebut. Faktor penghambat permainan tradisional dalam menumbuhkan kerjasama peserta didik yaitu peserta didik yang memilih teman, egois dalam permainain tradisional. Guru yang melakukan pembentukan tim permainan tradisional agar peserta didik tidak memilih teman dan peserta didik dapat berinteraksi atau berkomunikasi dengan pesetta didik lainnya. Guru harus menjelaskan permainan tradisional yang akan dimainkan kepada peserta didik, menjaga sportifitas, tidak egois sehingga pada saat melakukan permainan tradisional peserta didik dapat dengan mudah untuk memenangkan permainan tradisional tersebut. Selain itu permainan tradisional tidak hanya dilakukan di luar ruangan atau lapangan saja tetapi dapat dilakukan di dalam ruangan bila tempat tidak memadahi atau cuaca sedang buruk.

 


Kata Kunci


Permainan tradisional, Kerjasama

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cresswel, J.W. (2009). Research Desaing : Qualitive, Qudntiative, and Mixed Methods Approaches. California : Sage Publications, ns.

________. (2013). Research Design :

Pendekatan Kualitatif, Pendekatan Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Devi, M.P & Pusari, W.R. (2016). Upaya

Meningkatkan kemampuan Kerjasama Melalui Permainan Pipa Bocor Pada Kelompok B RA Darus Sa’adah Kudus Tahun Ajaran 2016/2017

Iswinarti. (2017). Permainan Tradisional

Prosedur dan Analisis Manfaat

Psikologis. Malang: Universitas

Muhammadiyah Malang

Inkadatu & wibowo (2017). Peran

pendidikan Jasmani dalam

Mengembangkan Karakter Kerjasama Siswa kelas atas SD Negeri 2 Kalipetir.

Khasanah, U.F. (2017). Peningkatan Kemampuan Kerjasama Melalui Team Games Tournament di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 4.6, 357-364

Kurniati, U. (2016). Permainan

Tradisional dan Perannya dalam

Mengembangkan Keteramilan

Sosial Anak. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama

Kususma, W.A (2018). Meningkatkan

Kerjasama Siswa dengan Metode

Jigsaw dalam Bimbingan Klasikal,

E-journal: Konselor. 1.1. 26-30

Kristiani, Manuaba & Darsana. (2017).

Pengaruh Metode bermain Berbantuan Gobag Sodor Terhadap Kemampuan Bekerjasama Anak Kelompok A di TK Gugus Mawar, e-jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 5.2,

Marzoan & Hamizi. (2017). Permainan Tradisional

Sebagai Kegiatan

Ekstrakulikuler untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial Siswa. Journal An-nafs. 2.1. 62-82

Meitya, dkk. (2017). Pengaruh Pelatihan Social Skills Terhadap Peningkatan Komunikasi dan Kerjasama pada Anak-Anak di RPTRA Anggrek Bintaro: Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni: 1, 76-86

Mu’in, F. (2011). Pendidikan Karakter

Kontruksi Teoritik & Praktik.

Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Muslich, M. (2011.) Pendidikan Karakter

Menjawab Tantangan Krisis

Multidimensional. Jakarta : Bumi Aksara

Pratiwi, A.I., Ardianti, D.S &

Kanzunnudin, M. (2018).

Peningkatan Kemampuan

Kerjasama Melalui Model Project

Based Learning (PBL) Berbantuan

Metode Edutaiment Pada Mata

Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

Jurnal Refleksi Edukatika. 8.2

Saputra, & Ekawati, (2017). Permainan

Tradisional Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Dasar Anak, Jurnal Psikologi Jambi. 2.2. 48-53

Undang-Undang Republik Indonesia

Nomor 20 Pasal 3 Tahun 2003

Tentang Tujuan Pendidikan

Triyanti, Dkk, (2016). Meningkatkan

Kemampuan Bekerjasama Melalui

Bermain Simbolik: Jurnal Ilmiah Potensia. 1,1. 28-35




DOI: http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v6i4.3764

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Akun Akademik Anda Terhubung dengan :

  

Didedikasikan Untuk:

   

 

Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia disseminated below Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.